Apa itu LiDAR?

0

LiDAR adalah kepanjangan dari Light Detection and Ranging (LiDAR). IPhone 12 Pro adalah smartphone pertama dari Apple yang menggunakan fitur  LiDAR.

Fitur Scan LiDAR pada kamera ponsel iPhone 12 ini berfungsi untuk menentukan jarak antara kamera dan objek dengan memantau berapa lama pulse light (laser) untuk memantul kembali. Dan ini sangat baik ketika Anda melakukan pengambilan photo pada malam hari atau minim cahaya.

Ini seperti radar, selain gelombang radio, ia menggunakan cahaya inframerah.

Meskipun radar dirancang untuk digunakan pada jarak yang jauh, LiDAR bekerja pada skala yang lebih kecil, karena cara cahaya diserap oleh objek yang dilewatinya.  Dengan mengirimkan ratusan ribu pulse light setiap detik, Scan LiDAR dapat menghitung jarak dan ukuran objek dengan akurasi relatif pada jarak kecil.

Konsep di balik LiDAR sudah ada sejak 1960-an.  Singkatnya, teknologi ini memungkinkan Anda memindai dan memetakan lingkungan Anda dengan menembakkan sinar laser, lalu menentukan waktu seberapa cepat mereka kembali.  Sedikit seperti bagaimana kelelawar ‘melihat’ dengan gelombang suara.

Seperti kebanyakan teknologi futuristik, LiDAR pada awalnya digunaka  sebagai alat militer di pesawat, sebelum menjadi lebih dikenal sebagai sistem yang memungkinkan misi Apollo 15 memetakan permukaan bulan.

Baru-baru ini, LiDAR telah terlihat pada mobil self-driving (mobil tanpa sopir) , yang membantu mendeteksi objek seperti pengendara sepeda dan pejalan kaki.  Anda mungkin juga tanpa disadari menemukan teknologi dalam ruang hampa pada robot.

Tapi dalam beberapa tahun terakhir kemungkinan LiDAR benar-benar terbuka.  Dengan sistem yang semakin kecil, lebih murah dan lebih akurat, mereka mulai menjadi tambahan yang layak untuk perangkat seluler yang sudah ada seperti prosesor dan GPS.

Dan tentu saja, tidak semua sistem LiDAR dibuat sama.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here