Data Cross Section adalah bagian dari studi cross sectional. Data cross sectional adalah data yang dikumpulkan dengan mengamati berbagai subjek seperti (perusahaan, negara, wilayah, individu), pada titik waktu yang sama. Data cross sectional dianalisis dengan membandingkan perbedaan dalam subjek.

Pada dasarnya, Cross sectional adalah data yang dikumpulkan dari semua peserta pada saat yang sama. Waktu tidak dianggap sebagai variabel studi selama penelitian cross sectional. Padahal, ini juga merupakan fakta bahwa, selama studi cross sectional, semua peserta tidak memberikan informasi pada saat yang sama.

Data cross sectional dikumpulkan dari para peserta dalam jangka waktu yang lebih pendek. Kerangka waktu ini juga dikenal sebagai periode bidang. Waktu hanya menghasilkan variasi dalam hasil.

Jika Anda memperluas proses pengumpulan data untuk melibatkan pendapatan dan pengeluaran penjualan harian selama rentang waktu beberapa bulan, Anda sekarang akan memiliki serangkaian waktu untuk pengeluaran dan penjualan.

Contoh data cross sectional

Katakanlah, anggaplah Anda ingin mengukur tingkat tekanan darah saat ini dalam suatu populasi. 1000 orang akan dipilih secara acak dari populasi itu. Ini juga disebut penampang dari rentang populasi tertentu. Sekarang, Tekanan Darah mereka akan diukur. Tinggi badan, berat badan, dan faktor kesehatan lainnya juga akan diperhatikan.

Data cross sectional ini memberi Anda gambaran tentang populasi tersebut. Data ini hanya akan memberikan proporsi saat ini dari tingkat tekanan darah. Berdasarkan hanya satu sampel cross sectional, Anda tidak dapat menilai apakah tingkat kenaikan tekanan darah rendah atau tinggi. Tapi, itu pasti akan memberi Anda gambaran tentang skenario.

Contoh data cross sectional lainnya dapat berupa studi cross sectional yang dilakukan pada variasi rasa es krim di toko tertentu dan bagaimana orang merespons rasa tersebut. Anda juga dapat memperoleh data cross sectional dari daftar nilai yang dicetak oleh kelas siswa pada tes tertentu.

Data dikumpulkan tentang pendapatan penjualan, volume penjualan, pengeluaran untuk bulan lalu dan jumlah pelanggan di coffee shop tertentu. Ini juga merupakan tipe data cross-sectional. Jika Anda memperluas proses pengumpulan data untuk melibatkan pendapatan dan pengeluaran penjualan harian selama rentang waktu beberapa bulan, Anda sekarang akan memiliki serangkaian waktu untuk biaya dan penjualan.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here